Dasar Pertimbangan Pemilihan Media


Pertanyaan-pertanyaan praktis yang dapat diajukan dalam rangka pembelian media jadi adalah sebagai berikut
1.      Apakah media yang bersangkutan relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapaai?
2.      Apakah ada sumber informasi, katalog dan sebaginya mengenai media yang bersangkutan?
3.      Apakah perlu dibentuk tim untuk mereview yang terdiri dari para calon pemakai?
4.       Apakah ada media dipasaran yang telah divalidasikan?
5.      Apakah media yang bersangkutan boleh direview terlebih dahulu?
6.      Apakah tersedia format review yang sudah dibakukan?
Arief S. Sadiman, Media Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada), Hal 85.

Proses Belajar Mengajar sebagai Proses Komunikasi


Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran/media tertentu ke penerima pesan. Pesan, sumber pesan, saluran/media dan penerima pesan adalah komponen-komponen proses komunikasi. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah isi ajaran atau didikan yang ada dalam kurikulum. Sumber pesannya bisa guru, siswa, orang lain ataupun penulis buku dan prosedur media.  Salurannya adalah media pendidikan dan penerima pesannya adalah siswa atau juga guru.
Arief S. Sadiman, Media Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada), Hal 11-12.

Klasifikasi Pengalaman Pembelajaran


Bermacam peralatan dapat digunakan oleh guru untuk menyampaikan pesan ajaran kepada siswa melalui penglihatan dan pendengaran untuk menghindari  verbalisme yang masih mungkin terjadi kalau hanya digunakan alat bantu visual semata. Dalam usaha memanfaatkan madia sebagai alat bantu ini Edgar Dale mengadakan klasifikasi pengalaman menurut tingkat dari yang paling konkret ke yang paling abstrak. Klasifikasi tersebut kemudian dikenal dengan nama kerucut pengalaman (cone of experience)dari Edgar Dale dan pada saat itu dianut secara luas dalam menentukan alat bantu apa yang paling sesuai untuk pengalaman belajar tertentu.
Arief S.Sadiman, Media Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada), hal.8.

Strip Story

Strip Story merupakan potongan-potongan kertas yang sering digunakan dalam pengajaaran bahasa asing. Disamping murah dan amat mudah untuk dibuat, teknik strip story sederhana dan tidak memerlukan keterampilan khusus untuk menggunakannya. Berikut ini salah satu contoh pembuatan dan penggunaan strip story untuk membuat siswa menghafal dan membaca ayat-ayat suci Alquran tanpa terkesan membosankan dan terpaksa.
  1. Guru memilih ayat-ayat Alquran yang bersambung dengan rapi,
  2. Ayat-ayat tersebut ditulis atau diketik Arab dengan jelas,
  3. Lembaran ayat tersebut dipotong-potong menjadi satu kepingan kertas,
  4. Potongan itu dibagikan secara acak kepada siswa,
  5. Guru meminta siswa menghafal ayat-ayatnya dalam sekejab,
  6. Guru meminta siswa agar kertas mereka dikumpul kembali,
  7. Guru duduk dan tetap diam,
  8. Guru meminta siswa untuk berdiri dari tempat duduknya dan menyusun ayat-ayat itu secara berurutan,
  9. Guru dapat menugaskan kelompok-kelompok itu agar masing-masing individu secara berurutan menyebut ayat yang dihafalnya. Dapat juga ditugaskan untuk menulis ayat di dalam buku catatan mereka dengan jalan mendiktekan ayat-ayat yang dihafalnya,
  10. Setelah tugas-tugas itu dilakukan oleh siswa, guru sebaiknya memperlihatkan ayat-ayat yang utuh melalui OHP atau pada kertas yang agak lebar.    
 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: Raja grafindo Persada), hal.122-124.

    Media Pembelajaran

    Pengertian Media
    Media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran.

    Media sebagai Alat Bantu
    Media adalah alat bantu dalam proses belajar mengajar. Dan gurulah yang mempergunakannya untuk membelajarkan anak didik  demi tercapainya tujuan pengajaran.

    Media Sebagai Sumber Belajar
    Media sebagai sumber belajar diakui sebagai alat bantu auditif (ex: radio, piringan hitam), visual (ex: slides foto, gambar), dan audiovisual (ex: cetak suara, video cassette). Penggunaan ketiga jenis sumber belajar ini tidak sembarangan, tetapi harus disesuaikan dengan perumusan tujuan instruksional, dan tentu saja dengan kompetensi guru itu sendiri, dan sebagainya.

    Media pengajaran adalah suatu alat bantu yang tidak bernyawa. Alat ini bersifat netral. Peranannya akan terlihat jika guru pandai memanfaatkannya dalam belajar mengajar.

    Syaiful Bahri Djamarah dan Drs. Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, Rineka Cipta, Hal. 120-139.

    Makrab Uin-Suka 2011-2012

    Bagi Temen-temen yang kepengin download file video makrab uin suka angkatan 2011-2012
    Klik File-File dibawah ini :
    1. File 1
    2. File 2
    3. File 3
    Jangan Lupa dikasih komentar yach ....

      Memblok situs-situs tertentu di komputer

      Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.